Siapa Bilang Video Game Bikin Bodoh?

Hampir semua orang suka main video game. Bukan hanya anak-anak, tapi juga orang dewasa. Video game yang dimaksud disini seperti PS1, PS2, PS3, Nitendo, X-Box, PC-Game dan masih banyak lagi. Tidak sedikit di antara kita yang sudah memiliki video game di rumah masing-masing. Tapi adapula yang tidak memilikinya karena bermacam-macam hal. Mungkin ada yang tidak memilikinya karena faktor ekonomi dimana kita tau sendiri harga game memang cukup mahal dan adapula yang tidak bisa walaupun mempunyai cukup uang, dengan kata lain dilarang. Khususnya bagi anak-anak, banyak di antara mereka yang tidak bisa memiliki video game karena dilarang oleh orangtua mereka. Orangtua mereka beralasan nanti anak mereka jadi malas dan bodoh.
Sebenarnya kalau efek malas mungkin iya, tapi kalau bodoh gara-gara game sepertinya tidak sesuai lagi. Asalkan si anak mampu mengatur waktunya dengn baik, sebenarnya game membantu meningkatkan kecerdasan,pengetahuan dan kreativitas anak. Bahkan anak-anak bisa pintar Bahasa Inggris karena game. Hampir semua permainan di video game menggunakan Bahasa Inggris dan mau tidak mau anak yang senang main game setidaknya harus sering-sering membuka kamus. Mereka juga pasti akan menambahkan kosa kata Bahasa Inggris mereka khususnya kata-kata yang sering muncul seperti Save, Start, Item, Buy, Sell, Load dan masih banyak yang lainnya.
Bahkan pada suatu penelitian yang melibatkan 40 orang berusia 60 hingga 70 tahun, ditemukan bahwa mereka yang belajar bermain video game strategi yang cukup rumit, memiliki nilai tes fungsi kognitif yang semakin meningkat. Laki-laki dan perempuan yang dilatih bermain video game selama 1 (satu) bulan menunjukkan peningkatan pada tes ingatan, dan kemampuan melakukan berbagai tugas (multi-task). Penemuan ini menunjukkan bahwa video game dapat membuat pemainnya, dalam hal ini para orang tua, mempertajam cara pikir mereka. Mungkin dengan hasil penelitian ini orangtua jadi tidak berat lagi membelikan video game untuk anak mereka asalkan mungkin si anak dapat berjanji untuk dapat mengatur waktunya dengan baik.