Doppelganger, Hantu Orang Yang Masih Hidup (Doppelganger 1)
Doppelganger berasal dari kata Jerman yang berarti Double Walker. Istilah ini merujuk kepada bayangan diri yang dipercaya menyertai setiap manusia di bumi ini. Fenomena ini mirip seperti hantu yang merupakan kemunculan citra atau bayangan nyata orang yang sudah meninggal , tapi dalam hal ini bayangan nyata tersebut milik orang yang masih hidup. Di dalam tradisi Yahudi, setiap orang dipercaya memiliki malaikat yang berwajah mirip sepertinya yang kadang-kadang muncul dan menampakkan diri.
Pada tahun 1691, ditemukan catatan mengenai Doppelganger yang ditulis oleh Robert Kirk yang menulis bahwa fenomena ini telah muncul dalam kisah-kisah rakyat Skotlandia dan Irlandia. Doppelganger dipercaya sebagai tanda-tanda kematian. Fenomena ini konon dialami oleh Ratu Elizabeth I yang berjumpa dengan bayangannya sendiri sebelum dirinya meninggal.
Ada beberapa teori yang menentang fenomena ini. Menurut Dr.Brugger, sindrom ini bisa terjadi ketika syaraf kita mengalami goncangan sehingga kita akan membawa representasi internal diri yang kemudian ditransfer ke dunia luar. Ini biasa terjadi ketika kita sedang mengalami stres, kesepian atau ketika otak kita mengalami luka atau tumor. Pada September 2006 di Majalah Nature. dirilis hasil eksperimen yang dilakukan oleh Shahar Arzy dan rekannya di University Hospital, Jenewa, Swiss. Mereka tanpa diduga berhasil menciptakan fenomena Doppelganger dengan menggunakan stimulasi elektromagnetik yang diberikan pada otak pasien. Sang pasien disuruh berbaring diam di atas tempat tidur, lalu, mereka memberikan stimulasi elektrik pada Temporoparietal Junction (TPJ) di otak kirinya. Ketika stimulasi itu diberikan, dengan segera sang pasien bisa merasakan adanya kehadiran orang lain di tempat itu. Dengan demikian, eksperimen ini membuktikan bahwa fenomena ini mungkin berhubungan dengan terganggunya aktifitas otak. Tapi walaupun begitu, ternyata fenomena yang terjadi juga pernah disaksikan sendiri oleh banyak orang secara bersamaan. Apakah itu berarti mereka mengalami gangguan otak secara serentak?